Ka'bah, I'm in Love

Bismillahirahmani rahim, kali ini aku akan menceritakan pengalamanku Umroh saat Februari 2020. 

Baitullah merupakan tempat yang sangat ingin dikunjungi bagi umat muslim diseluruh dunia. Tempat dimana Nabi Ibrahim membangun Ka'bah yang kita ketahui sebagai kiblat umat Islam. Bertempat di Makkah Al-Mukaromah, Baitullah memiliki daya pikat tersendiri yang susah untuk dapat aku jelaskan. Perjalananku berawal dari Madinah menuju Makkah


Madinah Al-Munawaroh
Wah, malam hari saat turun di Bandara dingin banget karena saat itu bulan Februari masih dalam musim dinginnya negara Arab. Aku gak bawa jaket sama sekali karena gak tau bakal sedingin itu. Aku langsung ke Hotel bersama rombongan umroh. Diperjalanan kalian bisa lihat ada seperti tugu selamat datang gitu ya, tapi berbentuk Al-Qur'an. Mendekati Masjid Nabawi, rasanya mau nangis aja waktu lihat Kubah Hijau (Makam Rasulullah). Kami semua bershalawat ketika melihatnya, rasanya nano-nano saat pertama kali melihat Masjid Nabawi. Masya Allah, indah banget kalian bisa lihat dibawah ini.


Didalam Masjid Nabawi ini, ada Raudhatul Jannah (Raudah) yang kata orang kalau doa disana tempatnya mustajab. Aku sempat berdoa sih disana sekali, aslinya rame banget tempatnya. Untuk perempuan, hanya dibuka untuk waktu tertentu. Sedangkan, untuk laki-laki bisa kapan aja. Kalian juga bisa minum air zamzam disini yang dibawa langsung dari Makkah, bisa puas deh soalnya tongnya banyak disekitar masjid. Didepan masjid, biasanya sore hari ada orang yang suka bagi-bagi makanan sebagai sedekahnya, ada kurma, roti, jus buah, dll. Didepan Masjidnya banyak burung-burung berterbangan. Ada satu hal yang unik buatku, ternyata yang membiayai kawan-kawan cleaning service adalah keluarga Bin Laden. Keluarga Bin Laden merupakan keturunan yang disegani karna sangat membantu pemerintah Arab. Jadi, jangan kemakan berita di TV langsung yaa.
Disekitaran Masjid ini ada banyak pedagang yang bisa bahasa Indonesia, gak perlu bisa Inggris atau Arabic. Aku masih suka ketawa kalau ingat mereka nawarin "Murah Murah, 2 riyal ya Hajj"😂.
Kalau kamu ke Madinah, rasanya nyaman banget seperti pulang ke rumah. Gak ada beban, indah di mata, kotanya bersih, makanan harganya cukup standar, dan yang paling menyenangkan ya dekat sama Rasulullah.
Masjid Nabawi memiliki banyak pintu, hati-hati nyasar kalau gak ingat pintu masuknya. Tapi gak sebanyak yang ada di Masjidil Haram sih. Diluar dari Masjid Nabawi, ada beberapa masjid kecil salah satunya Masjid Ghamamah. Dulu tempat ini merupakan lapangan yang dipakai Nabi beserta Sahabatnya untuk menunaikan Shalat Ied.
Kalau kalian pergi ke Madinah, biasanya akan dibawa ke Gunung Uhud tempat dimana terjadinya peperangan kaum muslim. Banyak sekali sahabat yang gugur saat itu. Oiya, jangan lupa beli ayam Albaik yang enak itu ya.

Makkah Al-Mukaromah
MasyaAllah, sesaat setelah memasuki Makkah rasanya seperti didunia lain kalau menurutku ya. Aura kotanya beda seperti lagi gak dibumi. Masjidil haram baru-baru ini direnovasi jadi indah sekali sayangnya aku gak banyak fotonya. Jalan-jalan di Makkah akan dibawa ke Jabal Nur tempat dimana Gua Hira berada. Aku saranin kalau lagi ke Tanah Suci untuk benar-benar beribadah, hatimu akan tentram sekali.
Aku benar-benar jatuh cinta saat melihat Ka'bah didepan mata. MasyaAllah, semoga bisa kesana kembali. Semoga yang belum Umroh dimudahkan jalannya oleh Allah SWT. Aamiin
ps. Aku pakai travel Arrehlah ya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepada tuan

Be wise